"Dan Allah telahmenjanjikankepada
orang-orang yang beriman di antarakamudan yang mengerjakankebajikan,
bahwaDiasungguhakanmenjadikanmerekaberkuasa di mukabumiinisebagaimanaDiatelahmenjadikan
orang-orang sebelummerekaberkuasa. Dan sungguhDiaakanmeneguhkanbagimerekadengan
agama yang telahDiaridhoi. Dan Diabenar-benarakanmengubah (keadaan)mereka,
setelahberadadalamketakutanmenjadiamansentosa. Merekamenyembah-Ku dengantidakmempersekutukan-Kudengansesuatupun.Tetapibarangsiapa
(tetap) kafirsetelah (janji) itu, makamerekaitulah orang-orang yang fasik"(QS. An-Nuur: 55)
Ayattersebutmerupakanayatmotivasi
yang di dalamnya Allah Swt.telahberjanjikepada orang
berimandanmengerjakanamalsholehbahwadiantaramerekaakanbermunculanpemimpin yang
akanberkuasa di mukabumiini. Janji Allah Swt. merupakansebuahkepastian yang
tidakakanpernahdiklarifikasi.Sejarahtelahmencacatbahwaterdapatbanyak orang
berimanlagisholehmemimpinumatdarikalanganNabidanRasulmaupundarikalanganpengikutnya.Sebutsaja
Abu BakarShiddiq, Umar Bin Khattab, Usman bin Affan, Ali Bin Abu Thalib, Umar
Bin Abdul Aziz, Muhammad Al Fatih, Salahuddin Al Ayyubi, Salman Al Farisi,
Khalid Bin Walid, danmasihbanyaklagi, merekaadalahpemimpin-pemimpinshalehbukandarikalangannabidanrasultetapimampumengimanidanmengamalkanajaran-ajarannya.
Kisah-kisahpemimpinberimandansholehdalamsejarahbukanlahnarasibiasa.Kekuasaan
yang diraihbukanjugadengancarabiasa,
merekaharusmelawanberbagaikekejamandaripenguasadiktatordanotoriterpadamasanya.
Perlakuan yang merekadapatkantidaklahsesederhana yang kitabayangkan,
merekadicaci, dikejar-kejar, dipenjarakan,
ataubahkanmendapatsayatanpedangdarimusuh.Dari
itukitadapatmembayangkanbahwauntukmemperolehkekuasaantidaklahsemudahmembalikantelapaktangan.Ternyataadabanyaktahapan
yang merekalaluisebelumakhirnyamenumbangkanrezimpenguasazhalimkemudianmeraihkemenangandanberkuasa.
“Dan Kami
hendakmemberikankaruniakepada orang-orang yang tertindas di bumi,
danhendakmenjadikanmerekapemimpindanmenjadikanmereka orang-orang yang mewarisi
(bumi), danakan Kami teguhkankedudukanmereka di mukabumidanakan Kami
perlihatkankepadaFir’aun, Haman danbalatentaranyaapa yang
selalumerekakhawatirkandarimerekaitu”
(QS Al Qashash:6)
Kemenangantidakdiraihdengankuantitasdankualitaspendukung
yang rendah.Untukmemenangkanpeperangantentunyatidakdihadapipemimpinseorangdiri,
adabanyakkekuatan yang berada di belakangnya, itulah yang
menjadifaktorkemenangan.LihatlahkondisisaatPerangBadar,
denganjumlahpasukanmuslim yang sedikitdibandingpasukanlawanberbandingsatu
banding tigatetapi di akhirpeperanganternyatapasukanmuslimmemperolehkemenangan,
iniberarti yang menjadifaktorutamadarikemenanganitubukanlahdarikuantitastetapikualitaspasukan
yang hebatdankeimanan yang merekamiliki. Orang-orang yang paling
kuatditempatkandi bagiandepanuntukmemimpinpasukandibelakangnyagunanya agar menumbuhkanoptimismepasukan
dibelakangnyadanjugabarisantidakakanmudahditembusolehlawan. Bayangkanjika
orang-orang lemahditempatkandi depan,belummenyerangsudahmundurduluan.Mungkinkitaberpikirfaktorkuantitas
yang tinggimenentukankemenangan,
akantetapirealitaPerangBadartelahmembuktikandanmengubahparadigma.
Nah,sekarangmarirealitasejarahitukitabawakekampus.Namunsebelumnyakitaperlutahukondisikampuspadaumumnya.Ada
banyakkebaikan-kebaikan yang
munculdarikampusnamuntidaksedikitjugakemungkaranmuncul di tengah-tengahmasyarakatnya.Sebagaicontohanarkisme,
tindakanasusila, korupsi, dan lain-lain.Kampusolehbeberapa orang dikatakansebagaiminiaturperadabandanmerupakancita-citakitasemuadimanamasyarakat
di dalamnyajugaberadab. Di kampusjugaterdapatbanyaklembagaatauorganisasi yang
ikutmewarnaipolapikirmasyarakatnyabaikitu “kekiri-kirian” sampai “yang paling
kanan”, salahsatunyaadalahLembagaDakwahKampus yang dianggapsebagailembaga
“pertengahan”. Pertengahan yang
dimaksudyaitutidakmemihakpadakeduanyanamunpunyaprinsipdanwarnasendiridalammerealisasikankebenaranmelaluireferensiutamaumatmuslim,Al-Qur’an
dan As-Sunnah.
KeberadaanLembagaDakwahKampus (LDK)sebagailembaga
formal atau non formal di kampusmerupakanjawabandarikegelisahanataskekhawatiran
yang terjadi di masyarakatkampus.Denganvisidanmisi yang
jelasdiharapkanmampumengubahkondisitersebutmenjadikeadaan yang lebihbaik.Namun
di beberapakampuskeberadaan LDK belumdikatakansebagailembaga yang
diperhitungkan di kampuskarenaperannya yang
masihbelummaksimalditengah-tengahmasyarakatkampus.
Sistemkelembagaan yang
jelasdanterarahmerupakanciridariLembagaDakwahKampus.Keberagamankondisikampusjugamenyebabkanpoladakwah
LDK harusberagamtetapitentunyatetapberadapadajalurkebenarandankoordinasipusat.Ibarattanah
di sebuahlahan, adatanaman yang cocok di tanamidanada yang tidakcocok, dantidakbisadipaksakanjikatidakcocok,
semuanyatergantungpadakondisiekosistemnya.JikakitamengkajiSirohNabawiyah,
disituditerangkanbahwaRasulullah pun menerapkanpoladakwah yang beragam di beberapatempatdansesuaidenganobjekdakwahbeliaudalamkaitannyamenyebarkan
Islamnamuntetapmemilikijalurkoordinasi yangtidakberbeda (Allah SWT.,
MalaikatJibril, Rasulullah, Umat).
JalurKoordinasi LDK
Keterangan: PusatKomunikasiNasional (Puskomnas), PusatKomunikasi
Daerah (Puskomda), Forum Silaturrahim LDK (FSLDK), LembagaDakwahKampus (LDK),
LembagaDakwahFakultas (LDF), LembagaDakwahJurusan (LDJ)
LDK Al Jami’ adalahsalahsatulembaga
formal yang tergabungdalam Unit KegiatanMahasiswa di Universitas Islam Negeri
(UIN) Alauddin Makassar sejaktahun 2006 silam.Berdasarkansejarahitu, UKM LDK Al
Jami’ terbilangmudadibanding UKM lainnya yang telah lama berdiri.Namunkiprahnya
di kampus UIN Alauddinsangatnampakdi
kalanganmahasiswamaupunbirokrasikampuslewat agenda-agenda syi’arnya.Agenda-agenda
tersebut yang membuatlembagainimenjadidinamis.
Berikutinibeberapa biro
dandepartemen yang adadalam UKM LDK Al Jami’:DepartemenKaderisasidanPengembangan
SDM, DepartemenSyiar, DepartemenKajianStrategisantarlembaga, Biro
Kesekretariatan, Biro Dana dan Usaha. Dari beberapaDepertemendan Biro tersebut,
kesemuanyamembutuhkanbanyakpersonil, ide, daneksekutor.Kuantitastinggidalamsebuahlembagamemangpentinguntukpenyaluranamanah,
semakinbanyakamanah yang
ditetapkanmakasemakinbanyakbutuhpersonil.Namunfaktanya, lembagaatauorganisasi
yang besartidakmemilikibanyakpersonil.Sebuahlembaga yang
besartidakmembutuhkanpengurus yang banyakuntukbergeraktetapimembutuhkankualitaspengurus
yang hebatuntukmenggerakkanmassasepertihalnyaputaranpusaran air dalamsebuahtempatpenampung,
semakinkuatputarannyasemakinbesarpusaran yang ditimbulkan.Begitupula di LDK Al
Jami’,hanyaorang-orang kuatdanhebat yang dijadikansebagaipengurus,gunanya agar
dapatmemimpindanmenggerakkanmassauntukmendukungaksi-aksidakwah.Kekuatandankehebatanitulahirdarikeshalehanpribadi-pribadi
yang menshalehkan.Dan
sudahsaatnyamengulangisejarahpemimpin-pemimpinkuatdansholehmasalalusesuaijanji
AllahSwt.
“Olehkarenaitu,
sejakduluhinggasekarangpemudamerupakanpilarkebangkitan. Dalamsetiapkebangkitan,
pemudaadalahrahasiakekuatannya. Dalamsetiapfikrah,
pemudaadalahpengibarpanji-panjinya.” (Hasan al-Banna)
Makajikainginbesar,
himpunlahkekuatan..!!! (eMKaGe’eS)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar