Sabtu, 12 Januari 2013

LDK DI ERA DIGITAL OLEH : IBRAHIM


Dakwahmerupakankeharusanbagisetiapmuslim. Keberadaanda’i di tengah-tengahmasyarakatmemberikanefekpentingdalammencerahkanumat.Tidakdapatdipungkiribahwaperanda’idi tengah-tengahumatmembutuhkan media untukmemperkayakhazanahkeilmuannya.Inilahzamandimanamanusiamemilikikeinginandankebutuhan yang serbainstantidakterkecualiinformasi.Informasi yang cepatdantepatmemberikanruangbagiparada’imenggunakan media untukmelancarkanaksi-aksidakwahnyahinggasampaipadatataranpembentukanideologi.JikadulusejarahberbicarabagaimanaRasulullahSaw.danparasahabatmelancarkanaksi-aksidakwahmelalui face to face,Halaqoh/mentoring,  door to door,surat, utusan, danbuku-buku, saatini pun cara-caratersebutmasihdipakaiakantetapikitaakansangatketinggalandengan orang-orang yang memperjuangkankeburukan di luarsana. KarenasesungguhnyaRasulullahtidakpernahmembatasicaradan mediaapapununtukberdakwahkepadaumatnyaselamatidakadalarangandalamsyariat Islam.Olehkarenaitu, kitamembutuhkan format dakwah yang dibutuhkanolehzaman, sekaranglahzamannyaberdakwahmenggunakansainsdanteknologisedangkan media sebagaiproduknya.
Peran media sangatlahpentingdalammempengaruhipolapikirmasyarakat.Sedikitsajawacana yang digulirkanoleh media makadisitulahbermunculanspekulasiatauopinimasyarakat, ada yang bernadanegatifdanadajugapositifsemuatergantungbagaimanawacanaatauberitaitudisajikan.Misalnyaketikamarakkejadianbombunuhdiridanaksi-aksiterorpadaAgustus 2012 lalu.OlehsalahsatustasiuntelevisinasionalmemberitakanbahwaRohis (Kerohanian Islam) adalahsarangteroris.Rohismerupakanlembagadakwahsekolah yang ada di jenjang SMA/SMK/MAN initiba-tibagempardibicarakanolehkhalayakdanmenjaditrendtopic di sekolah, kampus, masyarakatbahkanjejaringsosialseperti Facebook dan Twitter.Efekdaripemberitaantersebutadalahanggapan miring ataunegatifterhadaprohis.Bagaimanatidak, rohis yang di dalamnyaterdapatparapelajar yang inginsholehdikatakansebagaiteroris?Sungguhsangatluarbiasapengaruh media membentukpolapikirmasyarakathingga yang baik pun berubahmenjadiburuk.Itulahsalahsatucontohbagaimana media bekerjadanmampumengubahparadigmasosial.
Dakwah di era digital sesungguhnyamembutuhkanbanyakinstrumenbukanhanyamanusia,tetapijugamedia sebagaibentuksyiar Islam.Syiarislamberagammacamnyadiantaranya: film,iklan,nasyid, murothal, spanduk, poster,banner, pamplet, stiker, majalah, tabloid, buletin, komik, artikel, aplikasikomputer, game, dan lain sebagainya. Tugaskitaadalahbagaimanamemunculkankepermukaandanmemboomingkansyiar-syiar Islam sehinggakemanapunmatamengalihkanpandangan,pastikanpikirankitatertujukepada Allah Swt. Jikasudahterjadihalitu, akansangatmudahpenerapanperaturan yang berisihukum-hukum Islam tanpaadahalanganatauaksiunjuk rasa menentangpenerapanUndang-Undangtersebutkarenasemuanyatelahmemahamidanmenerimanyadengansenanghati.Kendalakitasaatini, mengapausulandanpenerapanUndang-Undang yang berisiSyariat Islam sulitbahkanterkesandihalang-halangikarenamasihbanyak yang belummemahamisyariatitusendirisehinggajalannyatidakmulussepertiapa yang diharapkan, disinilahpentingnyasyiar Islam untukmemberikanpemahamankepadakhalayak.
Kendala yang dihadapidalamberdakwahialahmasihkurangnyasumberdayamanusia yang tanggapterhadapteknologi.MasihbanyakparaDa’i yang ketinggalaninformasikarenatidaktahumengoperasikankomputerapalagi browsing internet.TugaskitaadalahmenjawabtantanganinidenganbelajardanmelahirkangenerasisaintisdanteknologQur’aniyaitugenerasiyang cintadengan Al Qur’an.
Kampussebagaitempat yang paling cocokuntukmelahirkanGenerasiSaintisdanTeknologQur’ani.Denganberbekalpemahamantrilogidakwahkampus(Dakwah, Agent of change, dan iron stock)mahasiswamampumewujudkancita-citaitudenganmenggunakansemua media yang ada.
KeberadaanLembagaDakwahKampus (LDK) sebagaiwadahsangatcocokdijadikankendaraanbagimahasiswaatauAktivisDakwahKampus (ADK)untukmelancarkanaksi-aksidakwah.Untukmemboomingkandakwah di kampusdiperlukan media sebagaialatuntukmembantupenyebaranisu, membentukpolapikirislamidanmenghadirkan Allah di semuaaktivitasmasyarakatkampus.

Peran Media BagiDakwahKampus (DK)
-       PusatInformasibagimahasiswa
-       Penyebaranisu, misalnya save Palestine, save Rohingya, ataubahayapluralisme, kapitalisme, danliberalismedikalanganumat Islam.
-       Sosialisasi, LDK turutmenyebarluaskankegiatan-kegiatanpositifsepertiJilbab Day, Hari Air Sedunia, Mentoring, dll.
-       Trendsetter, LDK mampumenjadipembuat Trend yang diikutimahasiswasepertirame-rameikut mentoring, Jumatbersih, atauGerakanIPK 4,0.

Propaganda Media DakwahKampus
-          Kontenatauisidaripesan yang akandibawaharuslebihkreatif, misalnyapadamomenmendekati UAS. Konten yang kitabawaadalah “LEBIH BAIK JUJUR dapat A, daripada NYONTEKdapat E”
-          Kemasan yang menarikakanmenentukannilaisebuahproduk di mataobjekdakwahkita, misalnyapadakalimat “Walau Beda Pendapat, UkhuwahTetapDijaga”kemasannyaditampilkandengangambar yang melambangkanukhuwahislamiyah.

Penyajianmateriatauisuhendaknyadibuatlebihmenarikkarenahasilnyaakanlebihefektifdanefisiendalamrangkaperbaikanumat. LDK harusbisamemberikansebuahinformasi yang valid danatraktifsehinggadapatmembimbingmasyarakatkampuskearah yang lebihbaik.Ketikaopinidangagasanpikiranobjekdakwahdapatsatupemikirandengankita,Tugaskitaselanjutnyasebagailembagadakwahkampusadalahmembimbingmenujucahayaislamakanlebihmudahuntukdijalankan.
Keberhasilan propaganda dakwah di kampuskemudiandibawakemedandakwah yang sesungguhnyayaitumasyarakatdimanakitaakanmengenallebihbanyaklagimasalah. Kalau di kampusdakwahnyahanyaberhadapan orang-orang intelek, ketika di masyarakatkondisinya pun berbeda. Kita akanberhadapandenganberbagaimacamkondisidankaraktermanusia, sehinggabutuhwaktuuntukberadaptasidengankondisitersebutsebelumakhirnyamelancarkanaksi-aksidakwah. Syiarislam pun ternyatamembutuhkanadaptasi, sebagaicontoh orang yang butahurufharusdiajarimembacaterlebihdahulusebelumakhirnyadisuruhmengoperasikankomputer, tidaklantas orang butahuruflangsungdiberikan laptop.Adaptasisepertiinilah yang dimaksud, ketikasyiar-syiarituharusdisesuaikandengankondisidankaraktermasyarakat. (eMKaGe’eS)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar